Tugas Rekayasa Web
Just another WordPress.com weblog

Bahasa Pemograman Visual Basic 6.0

Bahasa Pemograman: Visual Basic 6.0  
 Nilai Overall    4.6

Petunjuk/ Bantuan  3.3 
Kemudahan Penggunaan  2.7 
Proses Instalasi  3.1 
Keandalan  3.3 
Susunan Fitur tambahan  3.1

isual Basic memang bahasa pemrograman yang sangat populer karena mudah digunakan. Bahasa pemgrograman ini cocok untuk pemula yang baru mengenal bahasa pemrograman. Untuk membuat sebuah program yang (misalnya) bisa membaca database, programmer hanya perlu klik sana sini (paling-paling nggak sampai 10 kali) dan sim salabim, program sudah jadi. Bagi programmer yang tidak suka banyak ngetik source code dan tidak butuh banyak customizing komponen-komponen dalam programnya maka bahasa pemrograman ini akan terasa praktis dan mudah.

Tapi di balik itu, sebagai konsekuensi karena Visual Basic memang sepertinya “sengaja” menyembunyikan source code dari usernya agar bahasa pemrograman ini “terlihat” mudah maka source codenya menjadi sulit diakses atau dikustomisasi. Ini karena Visual Basic memang tidak menyiapkan fungsi-fungsi yang memadai yang bisa digunakan programmer melalui editing source code.

Selain itu, kemudahan dalam visual programming yang hanya cukup klik sana sini juga membawa konsekuensi bahwa program executable yang dihasilkan akan relatif bertambah besar dan berat. Ini juga dapat dipahami karena setiap komponen biasanya disiapkan dengan fitur-fitur yang kompleks agar programmer tidak bingung bila komponen terlalu banyak. Tetapi jika yang dibutuhkan sebetulnya hanya sedikit fitur dari suatu komponen maka tentu saja hasilnya (executable)nya menjadi terlalu besar dari yang seharusnya.

Selain itu, pada saat load Visual Basic kesannya memang terasa cepat sekali bila dibanding bahasa pemrograman lain seperti Delphi. Ini sebetulnya trik Micro$oft saja. Visual Basic sengaja tidak me-load function library apapun sebagai default pada saat loading pertamanya. Setelah itu user (dipaksa) memilih sendiri function library yang akan digunakan. Padahal ada banyak sekali library dan user tetap harus tahu mana saja yang dibutuhkan. Jika user memilih semua, tentu saja proses programming nanti akan terasa berat dan lambat sekali.

One Response to “Bahasa Pemograman Visual Basic 6.0”

  1. mank masih jaman visual basic non……eh mas….


Leave a Reply